Thursday

8 PERSEMBAHAN ALAM




Sejumlah dari hasil kekayaan alam yang kita kenal, berkhasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. Mari rasakan manfaatnya.

Pala

Buah pala dari Pulau Banda Neira memiliki kualitas terbaik di dunia. Pala merupakan penyedap sekaligus pengawet alami masakan. Zat yang terkandung dalam minyak pala membantu memerangi bakteri dalam mulut penyebab gigi berlubang. Sedangkan senyawa alaminya sebagai pereda sakit perut dan melancarkan pencernaan. 

Di zaman kakek nenek kita, pala memang dikenal untuk mengatasi masalah diare, perut kembung dan gangguan pencernaan lainnya. Pala juga untuk mengatasi masalah sulit tidur dengan menuangkan sedikit pala bubuk dalam segelas susu hangat.

Sosor bebek

Tanaman ini berasal dari Madagaskar dan tersebar di daerah tropis. Daunnya tebal, mengandung banyak air, dan menyimpan berbagai bahan kimia yang bermanfaat bagi kesehatan. Situs kesehatan Nasional Center for Biotechnology Information menyebutkan bufadienolides pada sosor bebek bersifat anti-tumor. Cara mengonsumsinya adalah dengan meminum air rebusan daun dan batang sosor bebek.

Sosor bebek juga mempunyai sifat anti-radang, menghilangkan pendarahan, mengurangi pembengkakan, mempercepat penyembuhan luka, mengatasi trauma luka akibat kecelakaan, memar ataupun pendarahan. Hal ini karena sifat daun sosor bebek yang dingin.

Jeruk nipis

Salah satu khasiatnya dapat menurunkan kadar kolesterol atau kadar lemak dalam darah. Caranya, belah jeruk nipis segar yang telah dicuci bersih menjadi empat bagian, lalu iris tipis. Masukkan ke dalam gelas, tuang air panas hingga penuh, tutup rapat selama 30 menit, minum hingga habis. Lakukan rutin sehari dua kali, pagi dan malam.

Penelitian di Inggris menemukan adanya kandungan minyak yang berguna untuk kesehatan pada kulit jeruk. Selain itu, jeruk nipis tidak mengakibatkan nyeri pada lambung. Sebaiknya, pilih jeruk nipis organik.

Meniran

Peneliti dari Universitas Airlangga, Surabaya, Dr. Suprapto Ma'at, berhasil membuktikan bahwa daun meniran memiliki efek kuat menguatkan sistem imun. Dari percobaan lanjutan yang dilakukannya diketahui bahwa daun meniran juga dapat mempercepat kesembuhan bagi penderita infeksi saluran napas bagian atas dan bawah.

Manggis

Guru Besar Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Bandung, Prof. Dr. H. R. Sidik menjelaskan sejumlah khasiat obat dari buah manggis. Tumbuhan yang memiliki nama latin Garcinia mangostana ini memiliki batang berkayu keras, cabangnya teratur, berkulit cokelat dan bergetah.

Kulit kayunya dapat mengobati penyakit disentri, diare dan sariawan mulut. Caranya: kulit dua buah manggis dicuci, dipotong-potong, direbus dengan empat gelas air hingga volumenya tinggal tersisa setengahnya. Rebusan kulit manggis yang sudah dingin dan disaring bisa ditambahkan dengan madu dan diminum dua kali sehari untuk pengobatan penyakit disentri. Untuk menyembuhkan diare, volume airnya lebih sedikit, hanya tiga gelas.

Untuk mengobati sariawan, langkah yang dilakukan sama saja. Hanya air rebusan hasil saringan cukup digunakan untuk berkumur-kumur dan diminum sebanyak tiga sampai enam kali sehari.

Akar pohon manggis memiliki khasiat mengobati haid yang tidak lancar. Selain itu, ekstrak metanol mangostin dari kulit buah manggis dapat menghambat sel kanker, mematikan sel kanker dan menghambat produksi spesies oksigen reaktif sebagai radikal bebas. Berdasarkan penelitian tersebut, ekstrak metanol mangostin mempunyai potensi sebagai kemopreventif terhadap kanker.

Temulawak

Tidak hanya almarhum Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma yang meneliti khasiat temulawak. Sebuah lembaga penelitian di Amerika juga menemukan khasiat temulawak untuk mencegah dan mengatasi beraneka macam penyakit. Antara lain: gangguan lever, mencegah hepatitis, meningkatkan produksi cairan empedu, radang lambung dan gangguan ginjal.

Kegunaan lainnya adalah menurunkan kadar kolesterol tinggi, anemia, melancarkan peredaran darah, gumpalan darah, malaria, demam, campak, pegal linu, rematik, sakit pinggang, peluruh haid, keputihan, sembelit, ambeien, menambah nafsu makan, batuk, asma, radang tenggorokan, radang saluran nafas, radang kulit, eksim, jerawat, meningkatkan stamina, radang kandung empedu dan batu empedu.

Tomat

Penelitian di Italia menunjukkan bahwa mengonsumsi tomat mentah minimal satu hari per hari akan mengurangi risiko berbagai jenis kanker. Kalau Anda tidak menyukainya, ganti dengan cabai dan stroberi yang memiliki khasiat yang sama. 

Penelitian yang dilakukan Universitas Harvard terhadap 48.000 orang tahun 1995 menunjukkan bahwa orang yang memakan 10 kali hidangan yang mengandung tomat per minggu, akan terhindar dari risiko terkena kanker prostat.

Delima

Buah yang berasal dari Timur Tengah ini tersebar di daerah subtropik sampai tropik dan dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m di atas permukaan laut. Pohonnya dapat dikembangkan dengan stek, tunas akar atau cangkok. Ada tiga macam buah delima yang dikenal masyarakat, yaitu delima merah, putih dan ungu.

Meski rasanya asam dan pahit, kulit delima berkhasiat menghentikan pendarahan (hemostatis), peluruh cacing usus (vermifuga), anti diare dan anti virus. Kulit kayu dan akar delima mempunyai bau lemah dan rasa asam. Berkhasiat sebagai peluruh dahak, pencahar dan astrigen usus. Daunnya untuk peluruh haid.

Daging buahnya berkhasiat sebagai penyejuk dan peluruh 'buang angin'. Bijinya bersifat tidak beracun dan berkhasiat untuk meredam tubuh, antitoksik, membersihkan paru-paru dan meredakan batuk. Kulit buah delima dapat mengendalikan terjadinya penyebaran infeksi virus polio, virus herpes simpleks dan virus HIV di dalam tubuh.


(Majalah Good Housekeeping edisi Januari 2012)

No comments:

Post a Comment

Silahkan Komentar!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Posting Populer